Langsung ke konten utama

Perbedaan antara Listrik Pasca bayar dan Prabayar (Token)


 Berikut ini adalah hal hal yang sebenarnya perlu anda ketahui perbedaan antara listrik pascabayar dengan listrik prabayar.

Mengapa harus tahu?, karena kebanyakan masyarakat awam tidak mengerti mengenai penggunaan listrik prabayar dengan listrik pascabayar. Mereka mengira listrik prabayar sama dengan listrik pascabayar dalam penggunaanya.

Pada kesempatan kali ini kami akan sedikit menjelaskan tentang perihal mengunakan listrik yang benar pada listrik prabayar atau masyarakat awam menyebutnya dengan listrik pulsa.

Yang pertama jangan menambah pemasangan jalur listrik baru dalam rumah anda dengan hanya menggunakan satu kabel. (diambil hanya kabel satu phase {stroom} yang satu ambil dari arde). 

Pada instalasi listrik tambahan seperti ini tidak diperbolehkan oleh Pln(SLO), Karena akan mengakibatkan listrik pulsa anda eror atau muncul peringatan periksa pada layar meter.

Yang Kedua penambahan jalur listrik baru dalam rumah anda jangan sampai terbalik cara pemasangan saklar pemutus arus listrik (yang diputus bukan daya arus listrik strom api melainkan arus nol atau min). 

Cara pemasangan saklar yang salah seperti ini akan mengakibatkan eror listrik atau muncul periksa pada layar meter anda, biasanya ditandai dengan lampu berkedip, meskipun saklar lampu sudah dimatikan.

Yang ketiga jangan sampai jalur kabel ada yang bocor apalagi sampai terkena basah (lembab).

Yang Keempat jangan menggunakan kapasitas penggunaan daya listrik melebihi batas, yang mengakibatkan panel mcb trip ngenol atau of.

Bila ini terjadi berulang ulang hingga sampai terjadi tiga kali lebih, Maka listrik pulsa anda akan mengalami proteksi switch relai of dan listrik anda akan mengalami padam hingga beberapa menit. 

Biasanya di tandai dengan muncul gambar tangan stop. Sebelum ini terjadi segeralah kurangi daya beban penggunaan listrik anda, dengan cara mematikan arus listrik yang tidak dipergunakan.

Pergunakan Listrik secara bergantian jangan sampai melakukan penggunaan daya listrik besar secara bersamaan.

Yang kelima jangan memasang fiting lampu dengan kabel terbalik, pastikan kabel api atau strom dipasang pada jalur plat piting yang tengah.

Demikian tadi sedikit penjelasan hal hal yang tidak boleh dilakukan pada pelanggan listrik pulsa, Dan meski demikian tidak pula diperkenankan untuk listrik pascabayar(bulanan) dengan cara melakukan penggunaan yang tidak benar.
Semoga bermanfaat trimakasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persamaan Flyback Dan Data Pin

AKARI / FUJITEC China   BSC22 - 01N401 - TV 14 inch BSC24 - 01N40TA – TV 20 Inch BSC25 - 1194  - TV 14 inch BSC25 - 4803T  – TV 20 inch BSC22 - 2007 (B+125) – TV 14 inch BSC25 - N0803A – TV 20 inch BSC24 - 01N365 – TV 21 inch COL_B+115V_NC_AFC_GND_H_ABL_NC

Pin Protek TV Sharp

  Chasis UA-1, Menggunakan IC IX3368CEN1-5 Atau  IX3410CEN1-5 Masukan Proteksi Detektor Yang Dideteksi Tegangan Normal Menonaktifkan Proteksi Pin No.8 IC801 (3,3 V) Menonaktifkan Proteksi utama, Lepaskan Jumper J223 D609 Tegangan 8V Anoda D609 = 3.3 Volt Lepaskan D609 D606 ABL / X-ray Anoda D606 = 3.3 Volt Lepaskan D606 D614, Q603 Heater / X-ray Anoda D614 = 3.3 Volt Collector Q603 = 3.3 Volt Lepaskan D614 Lepaskan Q603 D752 Tegangan 5V Anoda D752 = 3.3 Volt Lepaskan D752 D504 Tegangan 16V (Sound Amp) Anoda D504 = 3.3 Volt Lepaskan D504 D502 Tegangan 45V (Vertikal) Anoda D502 = 3.3 Volt Lepaskan D502 D503 Vertikal Output Anoda D503 = 3.3 Volt Lepaskan D503 D613 Tegangan 180V Anoda D613 = 3.3 Volt Lepaskan D613